
Dengarkan Berita
, Palu – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah menegaskan bahwa Jembatan IV Palu dan Elevated Road tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki, sepeda, maupun yang berjualan. Hal itu disampaikan oleh Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S. Razak saat pelaksanaan uji coba terbatas atau Open Traffic pada Senin, 9 Februari 2026.
Bambang menjelaskan, secara desain dan perencanaan pembangunan infrastruktur ini, diperuntukkan untuk mendukung konektivitas antar wilayah serta mendukung jalur logistik di Kota Palu.
“Dari sisi fungsi, jalan ini memang tidak diperuntukkan untuk pejalan kaki, sepeda ataupun yang berjualan, ini diperuntukkan untuk konektivitas wilayah Kota Palu,” ucapnya.
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa status infrastruktur jalan dan jembatan ini nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Palu. Karena hal itu ia mengatakan bahwa kebijakan penggunaan infrastruktur ini akan diatur sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Palu.
“Nanti ini secara aset infrastruktur ini akan diserahkan kepada pemerintah kota karena sesuai dengan statusnya, nanti kedepannya secara fungsi itu regulasinya nanti akan diatur oleh pemerintah kota,” ucap Bambang.
Dalam kesempatan itu Bambang juga menegaskan bahwa BPJN Sulteng memastikan Jembatan IV Palu dan Elevated Road ini telah memenuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan. Ia menyebut bahwa sebelum dilaksanakan uji coba terbatas ini, telah dilakukan uji struktur serta audit keselamatan jalan untuk memastikan kesiapan operasional infrastruktur ini.
“Kita ingin memastikan bahwa semuanya bisa berjalan lancar sebelum kita lakukan open traffic secara penuh nantinya di tanggal 13 Februari,” ucapnya.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan, pada tahap uji coba ini, pihaknya memfokuskan pada sejumlah titik pertemuan antara elevated road dengan simpang jalan nasional, khususnya pada ruas Jalan Rajamoili dan Jalan Cumi-cumi.
“Titik pertemuan ini nantinya yang akan kita coba lihat hal-hal apa yang perlu kita rekomendasikan atau kita tambahkan seperti rambu peringatan atau tambahan alat pemberi isyarat lalu lintas atau APIL,” ucapnya.
Dengan dilaksanakannya uji coba terbatas Jembatan IV Palu dan Elevated Road ini, sebagai upaya dalam memastikan kesiapan infrastruktur ini sebelum dibuka secara penuh untuk seluruh masyarakat. Infrastruktur yang dibangun sejak tahun 2022 ini dijadwalkan akan dibuka secara penuh untuk masyarakat pada Jumat, 13 Februari 2026 mendatang.
